Buku Struktur Pelindung Pantai Karya Widi A. Pratikto, Suntoyo, Solikhin, dan Kriyo Sambodho

"Semakin Banyak Tahu Semakin Banyak Ilmu" Serba tahu 99 dengan banyak tahu makin banyak ilmu, kami disini bergerak karena keresahan masyarakat dan teman sekitar yang kurang tahunya tentang hal terbaru di dunia ini, sedangkan dunia ini bergerak dengan begitu cepat seharus dengan andanya internet kita bisa cepat mengetahui dunia ini apa yang sedang terjadi, dengan hadirnya web ini. Semoga dengan adanya kanal atau website ini bisa berguna untuk menambah pengetahuan.
Ads 970x90


Link Download Jurnal: KOROSI BAJA DI MUARA BARU JAKARTA DAN INDRAMAYU DENGAN SIMULASI PASANG SURUT UJI WET-DRY

Data Buku
Link Download Buku: ANALISIS UPWELLINGDI LAUT INDONESIA Oleh Agus S. Atmadipoera, PhD

Belajar Hybrid adalah pilihan yang efektif di situasi seperti sekarang ini. Dengan adanya virus corona sejak 2019 silam sudah banyak merubah kegiatan di berbagai sektor salah satunya di sektor pendidikan. Untuk menekan dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbud) menerapkan kebijakan dengan belajar Hybrid di sekolah.
Tetapi dengan adanya kebijakan belajar secara hybrid ini banyak Siswa dan Guru belum begitu terbiasa sehingga pembelajarannya belum begitu optimal. Karena itu mau tidak mau siswa dan guru mereka harus beradaptasi dengan cara belajar ini. Banyak siswa dan guru masih bingung bagaimana cara belajar yang efektif guna tercapainya pembelajaran hybrid yang berkualitas dan optimal nantinya.




Lima hal tadi merupakan penerapan teori pembelajaran dari Keller, Gagne, Bloom, Merrill, Clark dan Grey. untuk penerapannya, hybrid learning.
BACA JUGA: Siswa Indonesia Siapkah Belajar Hybrid?
Mungkin itu saja yang bisa kang cimol sarankan perlu diingat juga ketika kita akan menerapkan belajar hybrid atau hybrid learning kita harus mematuhi dan menjaga kepatuhan terhadap protokol kesehatan, karena itu semua balik lagi untuk kita agar terciptanya belajar yang aman dan nyaman serta efektif.

Data Buku:

Banyak pasti dari kawan-kawan memikirkan bagaimana
menjadi Youtuber yang sukses. Seperti halnya Atta Halilintar, Baim Wong (Baim Paula), Ria Ricis dan masih banyak
lagi.
Karena sebagai seorang YouTuber
banyak diinginkan orang. akan tetapi, terkadang, mereka tidak terlalu yakin dan
percaya diri untuk menjadi seorang YouTuber yang sukses.
Tapi pada dasarnya, mereka semua
Youtuber paling populer mempunyai perjuangan dan tekad untuk bisa menjadi Youtuber paling
terkenal. Ini bukan hal yang mudah, diperlukan konsistensi dalam
melakukannya. tetapi kawan-kawan dapat mencapai dan menjadi YouTube yang sukses
tanpa ribet. Itu sebabnya kami menulis artikel
ini untuk membantu kawan-kawan mencapai
tujuan menjadi Youtuber yang sukses tanpa ribet.

Hal pertama yang wajib dilakukan sebelum Anda memulai adalah dengan mencari
dan menentukan niche beserta ide apa yang akan Anda bawakan dalam channel
Youtube tersebut. Hal ini sangatlah penting untuk fokus utama Anda dalam
membangun channel dan pengunjung.
Ini akan membantu Anda tetap
konsisten dalam membuat konten. Karena konten-konten yang konsisten
dan mempunyai ciri khas itu diminati banyak pengunjung.
Ketika Anda menetapkan menjadi
YouTuber, itu artinya Anda wajib siap untuk
bersaing dengan 32 juta lebih akun
YouTuber lainnya. Tanpa mempunyai ciri khas yang kuat, sulit untuk kita dikenal dan menjadi channel YouTuber yang besar.
Artinya memilih niche dan tipe
konten spesifik saja belum cukup. Menemukan ciri
khas Anda ialah langkah wajib dalam menjadi
YouTuber. Ciri khas ini bisa berupa setting ruangan, atribut yang Anda gunakan,
gaya bahasa, dan lainnya. Lalu, bagaimana cara menemukan ciri khas kita?
Berikut tipsnya.
Setiap orang mempunyai karakter
berbeda. Maka, jadilah diri Anda sendiri. Baik dari cara berkomunikasi,
bertindak ataupun berinteraksi dengan orang lain, dengan menjadi diri sendiri
orang lain akan menerima kita dengan apa adanya.

Sekarang Anda sudah memahami video apa yang
akan Anda rekam serta alat-alat yang Anda
miliki. Sekarang saatnya membuat jadwal konten. Untuk menciptakan kekonsistenan dalam channel kita. Hal ini berguna
untuk menarik pengunjung untuk balik lagi ke channel kita nantinya.
Jadwal konten
akan memberi Anda garis waktu serta memberi gambaran kepada
pelanggan Anda perihal kapan mereka dapat mengharapkan video YouTube Anda berikutnya.
Akan lebih baik untuk menetapkan apakah Anda akan mengadopsi jadwal posting harian,
mingguan, atau bulanan. Kami menyarankan untuk mengambil jadwal mingguan, karena ini akan relatif bagus untuk membangun
pengunjung.
Anda bisa memberitahu kepada pengunjung untuk
jadwal tayangnya hari apa dan jam berapa serta Anda harus
memposting secara teratur, ini membentuk kepercayaan
dan harapan
ketika Anda mengembangkan channel Anda menjadi seorang YouTuber.
Ketika sudah menerapkan hal di atas,
diperlukan juga untuk kita membngun channel agar channel tersebut terlihat
profesional, dengan cara seperti memastikan kualitas video yang ditampilkan baik dan layak untuk dilihat pengunjung, serta suara
yang dihasilkan harus jelas dan jernih.
ketika mengoptimalkan channel
Anda, pastikan Anda memperbaiki serta melengkapi bagian
"Tentang". Namun buatlah supaya mudah dibaca serta menarik. Agar
memudahkan pengunjung atau pemirsa untuk memahami channel Youtube Anda.
Buatkan juga ikon untuk channel
YouTube Anda, ini berguna untuk Identitas channel Youtube Anda. Dengan memiliki
channel YouTube yang lengkap, itu membangun profesionalitas di channel Youtube
Anda nantinya dan itu semua bisa membentuk pelanggan yang potensial untuk
berlanggan di channel Youtube Anda.

Dan di tahap terakhir yaitu Unggah video dan analisis channel Youtube Anda. Anda dapat melihat serta
menganalisis kinerja dari video yang anda upload.
Setelah Anda memposting
video perdana anda di channel, lalu langkah selanjutnya yang tak kalah penting
yaitu membagikannya video and ke teman dan kerabat Anda serta platform yang anda
gunakan.
Jika sudah Anda tinggal tunggu dan
lihat komentar dari pengunjung video Anda. Pastikan Anda juga menanggapinya dan
menerima saran dari mereka pengunjung. Perlu diingat juga Anda harus menerima
saran dan masukan dari pengunjung dan saran yang Anda ambil dari pengunjung
iyalah saran yang membangun channel guna kemajuan channel Youtube Anda juga.
Saran dan masukan dari pengunjung
juga dapat membantu Anda menyesuaikan konten Anda selanjutnya supaya channel
yang dihasilkan relevan dengan pemirsa atau pengunjung itu membuat mereka balik
lagi ke channel Anda dan menciptakan pengunjung yang potensial.
Dan yang terakhir untuk
mengoptimalkan channel Youtube Anda yaitu melihat Analitik YouTube itu berguna
untuk mengetahui dari mana mereka tahu channel kita dan jangan lupa gunakan
juga fitur-fitur yang ada di Analitik YouTube.
Mungkin itu dulu yang bisa saya
sampaikan perihal Cara Cepat Menjadi Youtuber Sukses Tanpa Ribet. Perlu diingat
juga ketika kita sudah menyelami sesuatu bidang konsistenlah agar bisa
membuahkan hasil nantinya. ini hanyalah awal dari perjalanan Anda menjadi
seorang YouTube. Butuh waktu untuk menjadi Youtuber sukses, terus berikan hal
terbaik untuk pengunjung channel Youtube
Anda.

Sudah hampir tahun tahun pandemi Covid-19 ini masih saja belum usai. Di Indonesia sendiri tercatat sudah 3,69 juta jiwa yang terpapar virus Covid-19 dan sekitar 109 ribu jiwa meninggal dunia (www.covid19.go.id di akses pada 11/08/2021). Dengan adanya peristiwa pandemik Covid-19 ini banyak sektor yang terkena dampaknya termasuk dalam sektor pendidikan.
Pada sistem pendidikan di Indonesia yg dulunya mengandalkan tatap muka, tapi ketika adanya pendemi ini mau tidak mau seluruh siswa harus belajar dari rumah, ini sudah sejak tahun 2020 ketika Covid-19 ini mulai masuk ke Indonesia. Tapi dengan belajar daring atau dalam jaringan banyak pelajar di Indonesia mengeluhkannya karena menurut mereka kurang efektif dan membosankan. maka diperlukan sistem dan kebijakan untuk memperkuat sistem pendidikan di Indonesia agar lebih efektif lagi.
Kemdikbud sendiri pada tahun Januari 2021 mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan sekolah kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Kebijakan ini tidak lepas munculnya keluh kesah dari para siswa akibat belajar daring. Tapi dengan kasus di Indonesia yang terus naik hingga sekarang maka akan berisiko jika kebijakan tersebut terus di implementasikan. maka diperlukan sebuah kebijakan yaitu pelajaran hybrid atau hybrid learning.
Pembelajaran campuran atau hybrid learning merupakan program pendidikan formal maupun non formal yang memungkinkan siswa belajar melalui konten dan petunjuk yang disampaikan secara daring dengan kendali mandiri terhadap waktu, tempat, urutan, maupun kecepatan belajar. bisa disimpulkan Hybrid learning adalah metode pembelajaran campuran, antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran dalam jaringan (daring).
BACA JUGA: Cara Sukses Menerapkan Belajar Hybrid Untuk Siswa dan Guru
Penerapan hybrid learning sama mirip dengan pembelajaran yang dilakukan selama ini, yaitu dimulai menggunakan persiapan. Persiapan hybrid learning dimulai menggunakan melakukan analisis peserta didik, konteks dan konten pembelajaran atau perkuliahan. hasil dari analisis ini buat memetakan kompetensi harus dikuasai sang peserta didik melalui tatap muka secara pribadi atau berdikari secara daring. Selanjutnya akibat analisis tersebut dituangkan ke dalam silabus atau planning pembelajaran. pelaksanaan hybrid learning dapat dilaksanakan dengan pembagian peserta pembelajaran dalam satu kelas dibagi menjadi dua shift. buat minggu pertama misal shift A pembelajaran tatap muka shift B pembelajaran secara daring. kebalikannya pada minggu kedua shift A pembelajaran secara daring shift B pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka dilakukan secara pribadi di dalam kelas. Pembelajaran secara daring dilakukan buat memfasilitasi hubungan daring dengan memakai learning management system (LMS), misal Edmodo, Google Classroom, Google Meet, Zoom Meet, Skype, Whatsapp atau media daring lain. Pembelajaran secara daring real time sebaiknya jua disertai tugas mandiri serta terstruktur. evaluasi pembelajaran hybrid learning meliputi evaluasi atau akibat capaian pembelajaran untuk mengukur dominasi kognitif, psikomotorik, dan afektif. Ujian dapat dilakukan secara tatap muka di sekolah atau dilakukan secara daring.
Dalam penerapannya, hybrid learning menekankan penerapan Live event, atau diartikan sebagai pembelajaran langsung tatap muka yang dilakukan secara asinkron dalam waktu dan tempat yang sama. Bisa juga waktu yang sama dengan tempat berbeda. Self-paced learning, berarti mengkombinasikannya dengan pembelajaran mandiri yang memungkinkan siswa belajar kapan saja dan dimana saja. Serta harus berkolaborasi antara guru dan siswa, juga kolaborasi antar sesama siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Serta guru harus mampu mengelola kombinasi jenis assessment daring atau luring. Bentuknya bisa berupa tes maupun non tes seperti tugas yang mengasikan. Dan yang terakhir Performance support materials, yaitu agar bahan belajar tersebut dapat dengan mudah diakses oleh siswa, baik secara daring maupun luring.
Jadi secara garis besar Indonesia siap untuk melakukan hybrid learning untuk kedepan dengan cara tersebut diharapkan pelajar indonesia lebih aktif dan semangat lagi untuk belajar nantinya, dan diperlukan juga peran dari siswa guru serta orang tua untuk saling menguatkan dalam mengga protokol kesehatan ketikan menjalankan hybrid learning ini karena sistem pelajaran ini cukup potensial dan efektif ketika padmi ini.