
Pajak
adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang… (Prof. Dr. H.
Rochmat Soemitro SH). Membayar pajak sendiri merupakan kewajiban kita semua
sebagai warga negara Indonesia, dengan membayar pajak kita bisa ikut serta
membantu bergotong royong membangun negara ini, serta dengan kepatuhan kita
untuk membayar pajak tepat pada waktunya itu membuat kita bisa terhindar dari
denda yang di berikan petugas pajak (fiskus), nantinya pajak yang kita setorkan
tersebut akan di gunakan untuk antara lain membangun berbagai infrastruktur,
dan memsubsidi berbagai kegiatan.
Karena
itulah wajib pajak bagi kita semua sangatlah penting dan bermanfaat, dengan giat
membayar pajak secara tidak langsung kita sudah ikut dalam program Indonesia
maju yang diterapkan oleh Presiden Jokowi, dan juga seperti kata pak Jokowi
bilang, kita harus berjiwa revolusi mental dimana revolusi metal sendiri di
dalamnya mencakup berbagai hal salah satunya yaitu dengan bergotong royong dan
ikut berkontribusi besar untuk membangun negara ini.
Tapi
pada faktanya penerimaan pajak dari tahun 2009 sampai sekarang tidak pernah
mencapai targetnya (Mustadir Mustadir, 2020), itu disebabkan oleh berbagai
faktor, salah satunya seperti faktor dari masyarakatnya itu sendiri, yang tidak
taat dan patuh untuk membayar pajak, hal ini sering dijumpai oleh masyarakat di indonesia, tidak taat dan tidak
patuhnya masyarakat untuk membayar pajak
dikarenakan rendahnya pengetahuan dan kendaraan tentang perpajakan dari diri merak masing-masing, mereka
pun bahkan masih kurang memahami kegunaan pajak itu sendiri.
Menurut
(Ach. Nur Fuad Chalimi, Cahyo Setiawan, 2020) untuk masyarakat dapat mematuhi
wajib pajak dipelukan adanya pengelolaan pajak yang baik berdasarkan nilai,
keadilan, kejujuran, kedisiplinan dari petugas perpajakan atau fiskus (pegawai
pajak) serta berpedoman terhadap hukum perpajakan. Pelayanan fiskus dan
strategi penegakan hukum berpengaruh secara parsial terhadap tingkat kepatuhan
wajib pajak usaha kecil dan menengah, serta ketransparanan pengolahan dana
pajak tersebut. Direktorat Jenderal Pajak padahal sudah melakukan berbagai upaya
untuk mengoptimalkan wajib pajak, agar target penerimaan perpajakan setiap
tahuan bisa terpenuhi. Dalam rangka untuk mengoptimalkan kepatuhan wajib pajak.
DITJEN Pajak melakukan berbagai macam upaya seperti:
Realisasi
Penerimaan Pajak sampai dengan 30 November 2011.
Melakukan
pengawasan yang lebih intensif terhadap Wajib Pajak Bendahara.
Melakukan
penagihan aktif terhadap Wajib Pajak yang memiliki tunggakan pajak.
Mengoptimalkan
pemanfaatan data internal maupun eksternal.
Tetapi masih saja upaya tersebut tidak membuat pencapaian target penerimaan pajak dapat terpenuhi.

Karena
itu untuk menyadarkan masyarakat dalam mematuhi taat membayar pajak kita harus
bersama-sama bergotong royong untuk saling mengingatkan dan memberitahu akan
pentingnya pajak itu sediri, agar masyarakat lebih tahu dan sadar akan
pentingnya membayar pajak, serta penegak hukum dan fiskus harus tegas,
transparan, dan akurat, guna bisa dipercaya oleh masyarakat luas, juga mereka
menginginkan ketransparansian tentang uang pajak tersebut kemana uang pajak itu
akan disalurkan, maka dari itu transparansi pengolahan uang pajak tersebut
harus bisa dipaparkan oleh masyarakat luas dari berbagai golongan, guna mereka
bisa percaya uang mereka akan dikemanakan, jika masyarakat sudah tahu dan
percaya akan uang pajak tersebut sudah dipastikan masyarakat akan bisa membayar
pajak dengan teratur dan kesadaran masyarakat akan kewajiban untuk membayar
pajak itupun akan timbul dengan sendirinya. Karena dengan bersama sama
bergotong royong membangun negara ini dengan membayar pajak, maka suatu saat
kita semua akan bisa menikmati manfaatnya dari membayar pajak itu sendiri,
seperti infrastruktur, pelayan publik dan masih banyak lagi yang bisa kita
nikmati. Karena dengan bersama sama bergotong royong, untuk membayar pajak kita
bisa membangun Indonesia yang lebih maju, bukankah budaya gotong royong itu
ciri khas dari negara kita dari dahulu, bukankah budaya gotong royong itu
identitas dari negara kita, maka dari itu mari bergotong royong membayar pajak
dengan tepat waktu untuk indonesia yang lebih maju.
Tetapi
mungkin untuk mewujudkan hal itu tidak lah mudah dan akan menjadi tantangan
besar bagi fiskus dan dari berbagi golongan guna menyadarkan masyarakat supaya
sadar akan pentingnya membayar pajak., tapi dengan usaha dan kerja keras dari
semua golongan itu bisa mengingatkan mereka akan pentingnya, rajin, dan, taatnya
untuk membayar pajak, dan memerikan kepercayaan bagi mereka semua bahwa dengan
membayar pajak itu merupakan sebuah kebanggan padi diri mereka masing-masing,
sebab dengan membayar pajak kita sudah ikut serta membantu mensejahterakan negara
ini dan ikut membangun negara ini serta secara tidak langsung juga kita
melestarikan budaya khas negara ini yaitu dengan bergotong royong untuk
membangun negara ini. karena dengan bergotong royong semua bisa tertolong.